PT Dahana kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan industri peledakan nasional dan global melalui partisipasinya pada The 8th International Drill & Blast Conference 2026 yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Mengusung tema “Blast to the Future – Ignite Innovation, Shaping Tomorrow, konferensi internasional ini menjadi wadah kolaborasi para praktisi, akademisi, dan pelaku industri pertambangan untuk berbagi pengetahuan, teknologi, dan inovasi terkini di bidang pengeboran dan peledakan.
Pada pembukaan konferensi, President of Indonesia Blasting Engineers Society (IBES) yang juga menjabat sebagai General Manager Produksi PT Dahana, Dadan Munawar, didapuk menyampaikan opening speech di hadapan para peserta dari berbagai perusahaan pertambangan dan penyedia jasa peledakan dunia. Dalam sambutannya, Dadan menekankan bahwa industri pengeboran dan peledakan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kondisi industri pertambangan global, dinamika regulasi nasional, hingga dampak konflik geopolitik dunia, sehingga menuntut industri untuk tetap beroperasi secara optimal, efektif, dan efisien melalui pemanfaatan teknologi.
“Tema Blast to the Future menjadi pengingat bahwa masa depan industri pengeboran dan peledakan akan sangat ditentukan oleh kemampuan kita dalam beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Penerapan otomatisasi dan digitalisasi akan memainkan peran penting dalam meningkatkan daya saing industri. Melalui konferensi ini, kami berharap dapat menginspirasi para praktisi dan insinyur peledakan untuk menghadirkan ide, inovasi, dan teknologi baru yang mampu menjawab tantangan industri di masa depan,” ujar Dadan Munawar.
Partisipasi PT Dahana dalam konferensi ini turut dihadiri oleh jajaran Direksi, yakni Direktur Utama PT Dahana Hary Irmawan, Direktur Operasi Abdul Haris Atbaro, serta Direktur Teknologi dan Pengembangan Irwan Ibrahim. Kehadiran manajemen puncak perusahaan menunjukkan dukungan penuh PT Dahana terhadap pengembangan industri bahan peledak dan jasa peledakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global.
Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, menyampaikan bahwa konferensi internasional seperti ini memiliki peran strategis dalam memperkuat jejaring industri sekaligus menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan solusi atas berbagai tantangan di sektor pertambangan.
“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energetic materials dan jasa peledakan terintegrasi, PT Dahana terus berupaya menghadirkan inovasi dan layanan terbaik bagi industri. Forum internasional seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi, memperluas wawasan, serta mendorong lahirnya berbagai terobosan baru dalam teknologi pengeboran dan peledakan di tingkat global,” ungkap Hary.
PT Dahana turut membagikan inovasi dan pengalaman teknis melalui dua sesi presentasi selama konferensi berlangsung. Pada 1 Juli 2026, PT Dahana memaparkan materi bertajuk “BlendOre: Enhancing Mine-to-plant Performance Through Smart Analytics”, sedangkan pada 2 Juli 2026 Dahana kembali berbagi pengalaman melalui materi “Transforming Conventional Drill and Blast Operations into a Data-Driven Digital Ecosystem”. Keikutsertaan aktif dalam forum internasional ini menjadi wujud komitmen PT Dahana untuk terus mendorong inovasi, memperkuat kompetensi industri, serta memperkokoh perannya sebagai mitra strategis dalam mendukung kemajuan sektor pertambangan dan konstruksi, baik di tingkat nasional maupun global.