PT Dahana jalin kolaborasi dengan PT Geodipa Energi (Persero) untuk program Kampung Direct Use (KaDieu) dalam rangka mendukung pemanfaatan energi panas bumi untuk masyarakat di Desa Sugihmukti, Kabupaten Bandung.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatangan MoU bersama antara PT Len Industri (Persero), PT Dahana, PT Pindad, PT DI, dan PT SMF dengan PT Geodipa Energi (Persero) di Desa Sugihmukti, Kabupaten Bandung, pada Jum’at,19 Desember 2025.
Ismail Kurbani, Manajer Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Dahana, menyatakan bahwa partisipasi perusahaan dalam pengembangan Kampung KaDieu merupakan wujud nyata dari program TJSL yang berkelanjutan. Menurutnya, langkah ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya poin 7 mengenai energi bersih, dan poin 8 terkait pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami memilih untuk terlibat dalam pengembangan Kampung KaDieu karena potensi luar biasa yang dimilikinya sebagai pusat inovasi pemanfaatan energi panas bumi secara langsung. Kolaborasi ini juga merupakan bentuk komitmen hijau sekaligus pemberdayaan masyarakat yang dijadikan prioritas oleh Dahana,” ujar Ismail Kurbani.
Kampung KaDieu sendiri merupakan Pilot Project budidaya ikan nila, green house, pemandian air hangat berikut sauna yang mengintegrasikan pemanfaatan langsung energi panas bumi (direct use) untuk berbagai kebutuhan produktif masyarakat.
Melalui skema pemanfaatan terpadu ini, masyarakat Desa Sugihmukti kini memiliki peluang ekonomi baru yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Kampung KaDieu juga diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi pengembangan kebijakan pemanfaatan langsung energi panas bumi di tingkat lokal maupun nasional, menyongsong Indonesia yang hijau, adil dan berkelanjutan.
“Harapan kami setelah penandatanganan MoU ini adalah terwujudnya kemandirian ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di Desa Sugihmukti. Dahana berkomitmen untuk terus mendampingi proses pengembangan ini agar manfaat dari pemanfaatan panas bumi dapat dirasakan secara jangka panjang dan menjadi warisan positif bagi kesejahteraan masyarakat di masa depan,” pungkas Ismail Kurbani.